Senin, 14 September 2026

Wakil Ketua DPRD PALI H. Kristian S.M. Ajak Masyarakat Waspada DBD, Perkuat Gerakan 3M Plus

 

PALI — Memasuki kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut perlu diantisipasi bersama, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.

Imbauan tersebut disampaikan H. Kristian S.M., selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, yang mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tidak menganggap persoalan DBD sebagai masalah kesehatan semata, melainkan sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.

Menurutnya, langkah pencegahan sebenarnya dapat dilakukan mulai dari lingkungan rumah masing-masing. Masyarakat diminta secara rutin memeriksa tempat penampungan air, membersihkan lingkungan, serta memastikan tidak ada wadah atau barang bekas yang dapat menampung air hujan dan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten PALI untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD. Jangan menunggu sampai ada anggota keluarga yang sakit baru kita bergerak. Pencegahan harus dimulai dari rumah dan lingkungan kita masing-masing,” ujar H. Kristian S.M.

Ia menekankan pentingnya menerapkan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mengubur atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan langkah tambahan seperti menggunakan obat antinyamuk, memasang kelambu, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera melakukan pemeriksaan apabila muncul gejala yang mengarah pada DBD.

H. Kristian menilai kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam memutus rantai penyebaran DBD. Upaya pemberantasan sarang nyamuk tidak akan maksimal apabila hanya mengandalkan petugas kesehatan maupun pemerintah, sementara lingkungan tempat tinggal masih banyak ditemukan genangan air dan tempat perkembangbiakan nyamuk.

“Pemerintah tentu memiliki peran dalam memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan langkah penanganan. Namun, masyarakat juga mempunyai peran yang sangat penting. Kalau setiap rumah tangga mau rutin membersihkan lingkungannya, Insyaallah risiko berkembangnya nyamuk penyebab DBD bisa kita tekan bersama,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, dirinya juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi sumber perkembangbiakan nyamuk maupun apabila terdapat warga yang mengalami gejala penyakit yang mengarah kepada DBD.

Menurutnya, kewaspadaan sejak dini jauh lebih baik dibandingkan melakukan penanganan ketika kasus sudah meningkat. Terlebih, DBD dapat menyerang siapa saja dan apabila terlambat mendapatkan penanganan medis, kondisi penderita dapat menjadi serius.

Ia berharap gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan ketika muncul kasus DBD, tetapi menjadi kebiasaan dan budaya hidup bersih masyarakat PALI.

“Mari kita jadikan kebersihan sebagai kebiasaan, bukan hanya karena ada imbauan. Rumah bersih, lingkungan bersih, tempat penampungan air terkontrol, dan gerakan 3M Plus dilakukan secara rutin. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa mencegah DBD dan menjaga keluarga kita tetap sehat,” pungkas H. Kristian S.M.

Dengan adanya imbauan tersebut, masyarakat Kabupaten PALI diharapkan semakin meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Mencegah DBD bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi merupakan gerakan bersama yang dimulai dari satu rumah, satu keluarga, hingga seluruh lingkungan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rembuk Stunting Desa Harapan Jaya Jadi Langkah Strategis Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Dana Desa 2026

  prinsip pengelolaan Dana Desa yang mengedepankan perencanaan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta pelaksanaan program yang dapat diperta...