Senin, 14 September 2026

Pertamina EP Adera Field Perkuat Sinergi Masyarakat di Dua Desa PALI, Dorong Kesadaran Bersama Jaga Objek Vital Nasional

 

PALI — PT Pertamina EP Adera Field terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat di wilayah operasinya sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kelancaran kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas), sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keberadaan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Hukum dan Regulasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang digelar di dua desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yakni Desa Pengabuan Timur dan Desa Betung Selatan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Integrated Community Based Security (ICBS) yang menempatkan masyarakat sebagai salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan dan kondusivitas di sekitar wilayah operasi perusahaan. �

Mattanews.co

Sosialisasi di Desa Pengabuan Timur dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, kemudian dilanjutkan di Desa Betung Selatan pada Kamis, 10 September 2026.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, Forkopimcam, Kejaksaan Negeri PALI, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Polsek Penukal Abab hingga jajaran manajemen Pertamina EP Adera Field. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa aspek keamanan kegiatan hulu migas tidak dapat dipandang sebagai tanggung jawab satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama. �

Mattanews.co

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi mencakup pemahaman mengenai aspek hukum dan regulasi pengamanan Obvitnas, termasuk keberadaan jalur pipa, kepala sumur serta wilayah kerja yang berstatus Barang Milik Negara.

Bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan wilayah operasi migas, pemahaman tersebut menjadi penting. Sebab, aktivitas masyarakat di sekitar fasilitas operasi perlu berjalan beriringan dengan ketentuan keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan serta aturan hukum yang berlaku.

Kepala Desa Betung Selatan Apresiasi Sosialisasi Pertamina

Kepala Desa Betung Selatan, H. Darlani, menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai batasan aktivitas yang diperbolehkan maupun yang harus dihindari di sekitar wilayah operasi.

“Terima kasih sudah diadakan acara ini, sehingga masyarakat bisa tahu dan paham apa yang boleh dan tidak boleh serta dapat ikut mendukung keamanan dan lingkungan di sekitar wilayah operasi PEP Adera,” ujar H. Darlani. �

Mattanews.co

Ia menilai, semakin baik pemahaman masyarakat terhadap aturan dan keberadaan fasilitas operasi, maka semakin besar pula peluang terciptanya lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.

Desa Pengabuan Timur Dorong Komunikasi Berkelanjutan

Hal senada disampaikan Kepala Desa Pengabuan Timur, Ivey Sastra. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang terus dibangun antara pemerintah desa, masyarakat dan Pertamina EP Adera Field.

“Kami berharap komunikasi dan sinergi antara desa dengan Pertamina EP Adera dapat terus diperkuat,” kata Ivey Sastra. �

Mattanews.co

Menurutnya, komunikasi yang baik akan menjadi fondasi penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dengan pola komunikasi yang terbuka, masyarakat dapat memahami posisi dan fungsi fasilitas operasi, sementara perusahaan juga dapat memperoleh masukan langsung dari masyarakat yang berada paling dekat dengan wilayah operasional.

Adam Syukron: Masyarakat Garda Terdepan Pengamanan

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Adera, Adam Syukron Nasution, menegaskan bahwa masyarakat memiliki posisi strategis dalam mendukung pengamanan wilayah operasi.

Adam menyebut sosialisasi tersebut bukan sekadar kegiatan penyampaian regulasi, tetapi menjadi ruang untuk membangun kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Sosialisasi ini sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum. Kami berharap pemahaman ini dapat memperkuat kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan serta lingkungan,” ujar Adam Syukron Nasution. �

Mattanews.co

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan pengamanan yang dikembangkan Pertamina EP Adera Field tidak hanya bertumpu pada aspek teknis maupun aparat keamanan, tetapi juga mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari sistem pengamanan berbasis komunitas.

Pendekatan tersebut menjadi relevan karena masyarakat merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar wilayah operasi. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat, potensi gangguan terhadap fasilitas operasi maupun lingkungan dapat diminimalisir sejak dini.

Bangun Keamanan Melalui Kolaborasi

Pengamanan Obvitnas pada akhirnya bukan hanya persoalan menjaga fasilitas perusahaan. Lebih jauh, keamanan merupakan bagian dari upaya memastikan kegiatan hulu migas dapat berlangsung secara aman, tertib dan berkelanjutan.

Karena itu, sinergi antara Pertamina EP Adera Field, pemerintah desa, masyarakat, aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya menjadi elemen penting dalam menjaga keberlangsungan operasi.

Melalui ICBS, masyarakat tidak ditempatkan hanya sebagai penerima informasi, tetapi didorong menjadi bagian dari ekosistem pengamanan melalui peningkatan pemahaman, kepedulian dan komunikasi.

Kegiatan di Desa Pengabuan Timur dan Desa Betung Selatan sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Terlebih, keberadaan kegiatan hulu migas membutuhkan kondisi sosial yang kondusif agar kegiatan operasional dapat berjalan secara optimal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak, manajemen Pertamina EP Adera Field juga menyerahkan plakat kepada pemerintah desa, kecamatan, kepolisian, Kejaksaan Negeri PALI dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI. �

Mattanews.co

Dengan terbangunnya komunikasi yang konsisten dan kolaborasi lintas sektor, Pertamina EP Adera Field berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan Obvitnas semakin kuat.

Pada akhirnya, menjaga fasilitas strategis negara bukan hanya menjadi tugas perusahaan dan aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian masyarakat di tingkat paling dekat dengan wilayah operasi.

Dari Desa Pengabuan Timur hingga Desa Betung Selatan, pesan yang dibangun cukup jelas: **keamanan operasi migas akan semakin kuat ketika perusahaan dan masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berdiri dalam satu barisan melalui komunikasi, kepedulian dan kolaborasi.**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sosialisasi dan Rapat Pra Pelaksanaan Dana Desa Tahap II, Pemdes Beruge Darat Perkuat Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

  TALANG UBI, PALI — Pemerintah Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melaksanakan kegiatan ...