Jumat, 11 September 2026

Wakil Ketua DPRD PALI H. Kristian S.M Imbau Masyarakat Waspadai Karhutla, Jangan Bakar Lahan Sembarangan

 

PALI, Garda Fakta — Memasuki musim kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius. Kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering membuat vegetasi serta lahan mudah terbakar, sehingga sedikit saja kelalaian dapat memicu kebakaran yang meluas.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Kristian S.M, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, khususnya ketika berada di kawasan perkebunan, semak belukar maupun lahan yang kondisinya kering.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, TNI, Polri, BPBD maupun petugas pemadam kebakaran. Peran masyarakat justru menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah munculnya titik api sejak dini.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten PALI agar benar-benar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, terutama dalam kondisi kemarau,” imbau H. Kristian S.M.

Ia menegaskan, persoalan karhutla tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Selain dapat merusak lingkungan dan mengancam perkebunan maupun permukiman masyarakat, kebakaran juga berpotensi menimbulkan asap yang mengganggu aktivitas warga serta kualitas udara.

Karena itu, menurut H. Kristian, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat diminta tidak hanya berhati-hati ketika menggunakan api, tetapi juga segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang mencurigakan di sekitar wilayah tempat tinggal maupun lahan perkebunan.

“Kalau melihat ada titik api, jangan dibiarkan. Segera laporkan kepada pemerintah desa, aparat setempat, BPBD, pemadam kebakaran atau pihak terkait lainnya. Semakin cepat diketahui dan ditangani, semakin kecil kemungkinan api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di lahan agar tidak meninggalkan bara api, puntung rokok, maupun sumber api lainnya dalam kondisi masih menyala. Terlebih, pada musim kemarau, lahan yang terlihat aman sekalipun dapat menyimpan material kering yang sangat mudah terbakar.

H. Kristian juga mengajak pemerintah desa bersama masyarakat untuk memperkuat sistem kewaspadaan di tingkat lingkungan. Menurutnya, budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus dibangun, sebab penanganan karhutla akan jauh lebih efektif apabila dilakukan sejak tahap pencegahan.

“Kita ingin PALI tetap aman dari karhutla. Jangan sampai karena kelalaian sesaat, dampaknya dirasakan oleh banyak orang. Mari sama-sama menjaga lahan, menjaga lingkungan dan menghindari segala bentuk aktivitas pembakaran yang dapat memicu kebakaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan dari ancaman karhutla juga merupakan bentuk tanggung jawab bersama terhadap generasi mendatang. Hutan, lahan dan lingkungan yang terjaga bukan hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi warisan penting bagi anak cucu.

Wakil Ketua DPRD PALI tersebut berharap seluruh elemen masyarakat dapat membangun kesadaran bahwa mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada harus memadamkan kebakaran setelah api terlanjur meluas.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, ditambah sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, Polri, BPBD, Damkar dan seluruh unsur terkait, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten PALI dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Mari kita jaga PALI bersama. Jangan bermain api di lahan, jangan membakar sembarangan, dan jangan menunggu api membesar baru bertindak. Pencegahan adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas H. Kristian S.M.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sosialisasi dan Rapat Pra Pelaksanaan Dana Desa Tahap II, Pemdes Beruge Darat Perkuat Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

  TALANG UBI, PALI — Pemerintah Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melaksanakan kegiatan ...