PALI — Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga besar Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Hajjah Salbiah binti Haji Ajunas, ibunda tercinta Bupati PALI Asrianta, S.T., telah berpulang ke rahmatullah pada hari ini di Rumah Sakit Charitas Palembang.
Kepergian almarhumah menjadi duka yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi kerabat, sahabat, serta masyarakat yang turut merasakan kehilangan atas berpulangnya sosok seorang ibu yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga.
Di tengah suasana duka tersebut, ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten PALI. Salah satunya datang dari Kepala Desa Karangtanding, Kecamatan Penukal Utara, Asnawi Hasan, S.H., yang menyampaikan rasa duka cita sekaligus doa terbaik atas wafatnya Hajjah Salbiah binti Haji Ajunas.
Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Desa Karangtanding, serta seluruh masyarakat Desa Karangtanding, Asnawi Hasan menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada Bupati PALI Asrianta, S.T. beserta seluruh keluarga besar yang tengah kehilangan sosok ibu tercinta.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Desa Karangtanding dan seluruh masyarakat Desa Karangtanding, Kecamatan Penukal Utara, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Hajjah Salbiah binti Haji Ajunas, ibunda Bapak Bupati PALI," ujar Asnawi.
Menurut Asnawi, kehilangan seorang ibu merupakan salah satu ujian terberat bagi setiap anak. Sosok ibu memiliki tempat yang begitu istimewa dalam kehidupan keluarga, sehingga kepergiannya tentu meninggalkan ruang duka yang tidak mudah untuk diisi kembali.
Namun demikian, sebagai umat yang percaya kepada ketetapan Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diharapkan dapat menerima kepergian tersebut dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Sebab, kehidupan dan kematian merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia.
"Kita semua tentu merasa kehilangan. Seorang ibu adalah sosok yang sangat berarti bagi keluarga, tempat seorang anak mendapatkan kasih sayang, doa dan ketulusan sepanjang hidupnya. Tetapi kita harus yakin bahwa semua yang hidup akan kembali kepada Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan untuk menerima takdir ini," ungkapnya.
Asnawi juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah selama hidup diterima oleh Allah SWT. Ia berharap segala kebaikan yang pernah dilakukan almarhumah menjadi amal jariyah serta menjadi penerang di alam kubur.
"Kami mendoakan semoga almarhumah mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, dilapangkan serta diterangi alam kuburnya, dan ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT," ucapnya.
Lebih lanjut, Asnawi menyampaikan doa khusus bagi Bupati PALI Asrianta, S.T. bersama keluarga besar agar diberikan ketabahan dalam menghadapi suasana duka tersebut. Menurutnya, kehilangan seorang ibu tentu meninggalkan kesedihan yang sangat dalam, terlebih bagi seorang anak yang selama hidupnya mendapatkan kasih sayang dan doa dari seorang ibu.
"Semoga Bapak Bupati PALI beserta keluarga besar diberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan dan keikhlasan. Tidak ada kata-kata yang mungkin cukup untuk menggambarkan beratnya kehilangan seorang ibu. Namun mudah-mudahan doa dari keluarga dan seluruh masyarakat dapat menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka," katanya.
Ia pun mengajak masyarakat Kabupaten PALI, khususnya masyarakat Desa Karangtanding dan Kecamatan Penukal Utara, untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhumah. Menurutnya, doa menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus penghormatan terakhir yang dapat diberikan kepada seseorang yang telah berpulang ke hadapan Allah SWT.
"Mari kita sama-sama mendoakan almarhumah. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untuk beliau, menjadikannya sebagai ahli surga, serta mempertemukan kembali dengan keluarga tercinta dalam keadaan yang diridhai Allah SWT," tambahnya.
Asnawi menegaskan, suasana duka yang dirasakan keluarga Bupati PALI merupakan duka yang juga turut dirasakan masyarakat. Sebab, seorang pemimpin daerah merupakan bagian dari masyarakat, sehingga ketika keluarga pemimpin mengalami musibah, masyarakat pun memiliki rasa empati untuk memberikan dukungan moril dan doa.
Ucapan belasungkawa tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas masyarakat Desa Karangtanding kepada keluarga besar Bupati PALI. Asnawi berharap seluruh keluarga dapat melalui masa berkabung dengan penuh kesabaran serta senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah SWT.
"Sekali lagi, kami dari Desa Karangtanding, Kecamatan Penukal Utara, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah Hajjah Salbiah binti Haji Ajunas husnul khatimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Semoga segala amal baik beliau diterima dan menjadi bekal terbaik menghadap Allah SWT," pungkasnya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Allahummaghfir laha warhamha wa 'afiha wa'fu 'anha.
Semoga almarhumah Hajjah Salbiah binti Haji Ajunas mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar