Selasa, 19 Mei 2026

Satu dari Dua Anak Hilang di Tanjung Agung Ditemukan Tak Bernyawa

 


Duka mendalam menyelimuti warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), setelah satu dari dua anak yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa yang menggemparkan warga tersebut bermula pada Selasa siang (19/5/2026), ketika dua orang anak diketahui hilang sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Kedua anak itu yakni Azam (4), putra dari Jejen Eka, dan Latifa (7), putri dari Herman Sabri.

Kabar hilangnya kedua bocah tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh desa dan membuat warga panik. Keluarga yang khawatir langsung meminta bantuan masyarakat untuk melakukan pencarian. Warga pun berbondong-bondong turun membantu menyisir berbagai lokasi, mulai dari area permukiman, kebun, semak-semak, hingga sepanjang aliran sungai yang berada tidak jauh dari desa.

Suasana desa berubah menjadi penuh kecemasan. Sejak sore hingga malam hari, warga bersama aparat kepolisian dan tim gabungan terus melakukan pencarian tanpa mengenal lelah. Lampu senter dan penerangan seadanya digunakan warga untuk mencari keberadaan kedua anak tersebut di tengah kondisi malam yang gelap.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Muratara, Satpol PP Muratara, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat terus bergerak menyisir titik-titik yang dianggap rawan. Harapan demi harapan terus dipanjatkan agar kedua anak tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Namun takdir berkata lain.

Setelah berjam-jam dilakukan pencarian, satu korban bernama Azam akhirnya ditemukan pada Rabu dini hari (20/5/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Bocah berusia 4 tahun itu ditemukan di aliran sungai kawasan Batu Menangis, Dusun 01, Desa Tanjung Agung.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban ditemukan dalam posisi terdampar di pinggir aliran sungai. Saat ditemukan, Azam sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Penemuan tersebut sontak membuat suasana di lokasi berubah haru. Tangis keluarga pecah saat jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan warga yang sejak awal ikut melakukan pencarian. Beberapa warga yang berada di lokasi bahkan tampak tak kuasa menahan kesedihan melihat peristiwa tragis tersebut.

Kasat Pol PP Muratara, Sumedi, saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp membenarkan adanya penemuan satu korban tersebut. Ia mengatakan hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan terhadap satu anak lainnya yang belum ditemukan.

“Satu korban sudah ditemukan atas nama Azam dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini tim masih melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya, yakni Latifa, yang hingga kini belum ditemukan,” ujarnya.

Hingga Rabu pagi, proses pencarian terhadap Latifa masih terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan bersama masyarakat masih menyisir area sekitar aliran sungai, semak-semak, hingga titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian besar masyarakat Muratara. Banyak warga yang ikut merasa kehilangan dan turut mendoakan agar korban lainnya segera ditemukan. Ungkapan belasungkawa dan doa juga terus mengalir kepada keluarga korban yang saat ini tengah dilanda duka mendalam.

Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar aliran sungai maupun area yang dianggap berbahaya.

Sementara itu, suasana di Desa Tanjung Agung hingga kini masih dipenuhi rasa sedih dan harap. Warga bersama tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Latifa dengan harapan korban segera ditemukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Geger! Wabup PALI Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel, Dugaan Suap Fee Proyek Jadi Sorotan

  PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diguncang kabar besar yang menyita perhatian masyarakat pada Rabu (3/6/2026). Wakil Bup...